Kamis, 04 Oktober 2012

Istilah-istilah ekonomi




beberapa istilah ekonomi yang saya ketahui :

Agen : perantara perdagangan yang  mengusahakan penjualan bagi perusahaan lain atas nama pengusaha.
Anggaran berimbang : situasi yang terjadi apabila pendapatan yang sekarang persis sama dengan pengeluaran yang sekarang.
Anjungan Tunai Mandiri (ATM) : mesin yang memproses penarikan dan penyetoran dana dari dan ke rekening tabungan, tarik tunai kartu kredit dan beberapa pembayaran.
Apresiasi : naiknya mata uang dalam negeri terhadap valuta asing dipasar valuta asing.
Asset atau aktiva : sumber ekonomi yang diharapkan memberi manfaat usaha dikemudian hari.
Barter : sistem dimana barang dan jasa diperjual belikan langsung dengan barang dan jasa lainnya.
Bea : Pajak tidak langsung atas barang impor dan ekspor dengan surat-surat sebagai bukti, dan lain-lain menurut peraturannya masing-masing.
Biaya : segala pengeluaran yang berubungan dengan hasil yang diharapkan dimasa yang akan datang.
Black market : situasi yang terjadi bila barang dijual secara tidak resmi.
Boikot : penlakan secara bersama-sama untuk membeli dan menjual suatu komoditi tertentu.
Bunga : biaya yang dikenakan atas penggunaan uang yang dinyatakan dalam persentase.
Bursa Efek : Pihak yang menyediakn sistem atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek di antara mereka.
Cek : perintah tertulis nasabah kepada bank untuk menarik dananya sejumlah tertentu atas nama atau atas unjuk.
Devisa : semua barang yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran internasional.
Defisit anggaran : pendapatan yang berada dibawah pengeluaran
Divestasi  :pengurangan beberapa jenis aset baik dalam bentuk finansial atau barang, dapat pula disebut penjualan dari bisnis yang dimiliki oleh perusahaan
Dividen : bagian dari laba yang dibayarkan kepada para pemegang saham perusahaan
Deflasi : suatu periode dimana harga-harga secara umum jatuh dan nilai uang bertambah.
Efek : surat bukti utang jangka panjang , surat penyertaan modal, dan surat berharga lainnya.
Ekuilibrium : keadaan dimana kesatuan ekonomi berada pada keadaan seimbang.
Elastisitas permintaan : ukuran besarnya respon dari kuantitas komoditi yang diminta terhadap perubahan harga pasar
Elastisitas penawaran : ukuran besarnya respon dari kuantitas komoditi yang ditawarkan terhadap perubahan harga pasar
Ekspor : barang dan jasa diproduksi di suatu Negara dan dijual ke Negara lain.
Fluktuasi : ketidaktetapan atau guncangan terhadap harga barang dan sebagainya yang bisa dilihat pada sebuah grafik.
Harga impas : harga dimana perusahaan benar-benar mampu menutup semua biayanya
Indeks harga konsumen (IHK) : suatu ukuran harga rata-rata berbagai komoditi yang biasanya dibeli rumah tangga
Inflasi : suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus yang menyebabkan nilai uang berkurang.
Investasi : penanaman modal untuk satu atau lebih aktiva yang dimiliki dan biasanya berjangka waktu lama dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa-masa yang akan datang
Impor : barang dan jasa yang dibeli dari suatu Negara dan digunakan di dalam negeri.
Kapasitas : tingkat output yang berkaitan dengan total biaya rata-rata jangka pendek yang minimum.
Kapitalis : seseorang yang memiliki barang-barang modal
Kebijakan moneter : suatu usaha dalam mengendalikan keadaan ekonomi makro agar dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan melalui pengaturan jumlah uang beredar dalam perekonomian.
Kebijakan fiskal : suatu kebijakan ekonomi dalam rangka mengarahkan kondisi perekonomian untuk menjadi lebih baik dengan jalan mengubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah.
Komoditi : sesuatu yang dapat dipasarkan yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan.
Kuota impor : batas yang ditetapkan oleh pemerintah mengenai kuantitas komoditi asing yang masuk ke negeri itu selama periode tertentu
Laba bruto : hasil penjualan bersih dikurangi biaya netto penjualan.
Likuiditas : kemampuan seseorang atau perusahaan untuk memenuhi kewajiban atau hutang yang harus segera dibayar dengan harta lancarnya.
Markup : jumlah yang ditambahkan pada biaya untuk menentukan harga
Marginal Cost (MC, biaya marjinal) : kenaikan total biaya sebagai akibat peningkatan produksi  1 unit barang. Secara sistematis; tingkat perubahan biaya yang berhubungan dengan output, disebut juga sebagai biaya inkremental.
Modal : Sejumlah kumpulan kekayaan yang bisa digunakan atau yang tersedia untuk menghasilkan kekayaan lebih banyak.
Monopoli : situsi pasar yang output industrinya dikontrol oleh penjual tunggal
Monopsoni : situasi pasar yang didalamnya hanya terdapat pembeli tunggal
Neraca : laporan yang menggambarkan posisi keuangan suatu perusahaan pada suatu saat tertentu.
Obligasi : bukti utang dalam jumlah dan jadwal pembayaran bunga tertentu
Oligopoli : struktur pasar yang industrinya didominasi oleh sejumlah kecil perusahaan yang saling bersaing
Pendapatan : peningkatan jumlah aktiva atau penurunan kewajiban yang timbul dalam periode akuntansi.
Pendapatan nasional : jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam suatu negara selama satu tahun.
Premi : sejumlah uang yang harus dibayarkan setiap bulannya sebagai kewajiban dari tertanggung atas keikutsertaannya di asuransi.
Produk nasional bruto : nilai output (pengeluaran) dari total barang dan jasa yang dinilai berupa uang dalam suatu negara dalam jangka waktu tertentu.
Produktifitas : rasio perbandingan hasil produksi dengan masukannya.
Resesi : kondisi ketika produk domestic bruto menurun atau ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negative selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun
Saham : satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrument financial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan.
Saving (tabungan) : seluruh pendapatan disposibel yang tidak digunakan untuk konsumsi barang dan jasa.
Spekulasi : mencari keuntungan
Subsidi : sebuah pembayaran oleh pemerintah untuk produsen , distributor dan konsumen bahkan masyarakat dalam bidang tertentu.
Suku bunga : persentase per unit waktu dari total jumlah pinjaman yang ditagihkan oleh bank atau institusi keuangan atas penggunaan uang mereka.
Surplus anggaran : pendapatn berada diatas pengeluaran
Uang : sesuatu yang secara umum dapat diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang dan jasa.
Uang giral : uang milik masyarakat yang disimpan dalam bentuk giro pada bank-bank komersial
Valuta asing : pertukaran mata uang suatu negara terhadap negara lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar